Rumah Korban Akan Dibangun Kembali

Kerusakan rumah warga semakin bertambah pasca gempa dengan kekuatan 6,2 Sr kembali mengguncang pulau Lombok, Kamis pada 09/08/2018 pukul 13.24 Wita kemarin. Sehingga data tentang kondisi rumah yang rusak belum bisa dipastikan .

Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) provinsi NTB menindaklanjuti koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kedua badan ini membutuhkan segera data tentang kondisi rumah, terutama yang rusak berat dan rusak sedang. Ini segera diperlukan sebagai langkah cepat dari pemerintah untuk menyelesaikan sesuai dengan perintah presiden untuk membangun kembali rumah korban gempa, supaya dapat ditempati.

“persoalannya, kita belum memiliki data yang lengkap. Berapa rumah yang rusak berat di masing-masing desa? baik di Kabupaten Lombok Utara, Lombok Timur, Kota Mataram dan Lombok Barat. Karena data yang dihimpun selama ini selalu berubah pasca gempa susulan,”ungkap kepala BAPPEDA NTB, Ir. Ridwan Syah saat memimpin rapat penanggulangan bencana yang digelar di tenda pengungsian halaman kantor gubernur, Jumat siang (10/08).

Pemerintah mengambil langkah cepat dalam menanggulangi korban gempa beberapa waktu lalu. Terutama rumah-rumah masyarakat yang rusak parah, sehingga pemerintah bergerak cepat untuk mengumpulkan data lengkap tentang kondisi rumah. Pemerintah Provinsi NTB melalui pemerintah kabupaten dan kota akan segera mengumpulkan data dengan cepat, sebagai langkah untuk mempercepat pembanguna rumah korban kembali. (Man)

 

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru