Upacara Bendera Hut Ri Ke 73 di Ekowisata Kampung Media


KM. Sukamulia – Sepeti tahun-tahun sebelumnya, ASA Community yang bermoto “Nasionalis, Religius, Komitmen”. Sebagai wujud nasionalisme-nya, pada peringatan HUT RI Ke-73 kali ini (2018), Warga KM. Sukamulia dan ASA Community melaksanakan Upacara Bendera peringatan HUT RI ke-73 di Camp Area Ekowisata Kampung Media yang berlokasi di Dusun Sukamulia Desa Pohgading Timur Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Warga KM. Sukamulia dan ASA Community melaksanakan Upacara pada pukul 10.10 wita hingga 10.58 wita. Kegiatan ini diikuti oleh 45 orang warga Dusun Sukamulia Desa Pohgading. Kegiatan ini disambut hangat dan penuh antosias oleh warga sekitar.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari ini merupakan kegiatan tahunan warga KM. SUkamulia dan ASA Community. Awalnya, kegiatan ini direncanakan akan dilaksanakan di Paantai Pondok Kerakat Sukamulia dengan mengibarkan bendera merah putih sepanjang 1.000 meter, namun rencana tersebut tidak bisa direalisasikan sebab dana yang mereka miliki untuk kegiatan tersebut sebagian besarnya telah digunakan untuk kegiatan sosial, yakni membantu korban Gempa Lotim dan KLU.

Meskipun dalam keadaan masih mengungsi pasca Gempa 7.0 SR, namun warga KM. Sukamulia dan ASA Community, tetap melaksanakan upacara peringatan HUT RI Ke-73 dengan segala keterbatasannya. Sitatus Tanggap Darurat tidak mengurangi antusiasme dan semangat nasionalisme warga KM. Sukamulia dan ASA Community sehingga mereka melaksanakan upacara bendera dengan penuh antusias.

Sebelum upacara dimulai, Warga KM. Sukamulia terlebih dahulu menyelesaikan Gapura Kreatif yang mereka buat di gerbang utama Ekowisata Kampung media serta memasang 12 buah Bendera Merah Putih di area Ekowisata Kampung Media.

Pada pelaksanaan Upacara HUT RI Ke-73 ini, Asri, S. Pd bertindak selaku Pembina Upacara, Pengibar Bendera ditugaskan kepada Ria, Suhardi dan Umi Hairia, Pemimpin Upacara diampu oleh M. Dian Apriadi, S. Pd, Protokol diampu oleh Elda Putri, Pembaca UUD 1945 diampu oleh Rianto, Pembawa Teks Pancasila ditugaskan kepada Abdul Gani, Teks Proklamasi dibawa oleh Istiklal, Doa dipinpin oleh Sahlim, S, Pd. Badri, S. Pd dan Andri bertugas sebagai cameramen (tim dokumentasi).

Dalam amanat-nya, Pembina Upacara menyampaikan sejarah kemerdekaan Indonesia, serta sejarah Gempa Lombok yang ahir-ahir ini mengguncang Pulau Lombok. Pembina Upacara mengajak seluruh peserta upacara untuk mengisis kemerdekaan bangsa Indonesia dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif dan terus berkarya dan mengembangkan kegiatan-kegiatan inspiratif.

Setelah upacara selesai, masing-masing peserta upacara melakukan kegiatan Cium Bendera secara bergiliran. Kegiatan ini dilakukan untuk memupuk kecintaan mereka terhadap nusa dan bangsa dimana mereka dilahirkan, tubuh besar dan mungkin akan menghembuskan nafas terahir di atas bumi pertiwi.

Ahirnya, kita semua berharap, semoga NKRI tetap jaya. Semoga kita semua tetap menjaga dan memupuk rasa nasionalisme di dalam jiwa kita, membela negara dengan melaksanakan kegiatan-kegiatan positif serta mengisi kemerdekaan bangsa dengan memupuk jiwa nasionalis dan patriotisme kita semu. Semoga pula Bencana Gempa yang menimpa tanah Lombok segera berahir. Amin ya robbal alamin. Salam dari Kampung.

_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru