Jangan Mudah Terprovokasi Berita Hoax

Masyarakat diharapkan bersabar dan tenang terkait pencairan dana bantuan untuk pembangunan rumah tahan gempa. Proses pencairan harus melewati prosedur sesuai petunjuk dari pemerintah.

Hal tersebut disampikan Danrem 162/WB dan Kepala Desa Teniga, saat menyalurkan alat perlengkapan untuk pembangunan rumah bagi korban gempa,  Jumat (14/9) di Kabupaten Lombok Utara (KLU).


Danrem 162/WB menjelaskan bahwa teknis pencairan bantuan stimulan dari Pemerintah Pusat memiliki aturan & prosedur sesuai petunjuk teknis dan lapangan.

"Mohon tenang dan bersabar, hal ini akan di jelaskan oleh pihak BNPB. Memang perlu di laksanakan sosialisasi kepada masyrakat aturan atau prosedure tersebut agar masyarakat mengerti dan paham betul bagaimana cara mencair kan dana Stimulan.

Informasi dan tata cara harus sering di soaialisasikan, sehingga masyarakat tenang, tidak cepat terprovokasi berita dan informasi yang tidak jelas. 

Tentunya penjelasan dan informasi itu penting agar masyrakat tdk mudah termakan isu, informasi hoax dan hasutan pihak pihak yg tdk bertanggung jawab.  


Kades Teniga Kecamatan Tanjung, juga berpesan kepada masyarakat bahwa bahwa dana stimulan dari Pemerintah Pusat bagi korban gempa yang sudah diberikan nomor rekening, hingga kini belum bisa dicairkan, menjelaskan memang harus melalui prosedure dan proses sehingga dana itu bisa dicairkan sesuai dengan hasil rapat  bersama Kementerian PUPR.

"Sistem dan cara pencairan dana stimulan dari Pemerintah pusat memilik petunjuk Tehnis  atau Juknis yang harus kita ikuti bersama," jelas Maswandi.

Jadi tetap tenang dan bersabar. Ikuti semua petunjuk yang telah di atur oleh pemerintah. Pembangunan rumah tahan gempa akan tetap dilaksanakan. (Edy)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru