Klarifikasi Penampilan "Tenun & Fashion Street Fest"

KM Gempar. Salahsatu pagelaran Sail Moyo Tambora yaitu "Tenun & Fashion Street Fest" yang digelar pada 12 September kemarin berlokasi di Jembatan SAMOTA menuai kritikan pedas dari netizen terutama masyarakat Sumbawa. Beberapa potong video dan Foto yang dinilai tidak mencerminkan adat istiadat Sumbawa beredar di Media Sosial sudah di baca bahkan dibagikan ratusan kali


terkait potong Video dan Foto tersebut hanya sebagian kecil dari perhelatan Fest ini. tentu tidak mudah untuk mengimbangi isu miring yang berkembang ditengah masyarakat. namun, Dalam hal ini DM salah satu team designer dan team konseptor para model melalui pesan singkat kepada KM Gempar menjelaskan mengenai makna konsep yang ditampilkan pada Show yang berjalan cukup meriah tersebut.

Berikut Poin Point yang di ulas DM kepada KM Gempar terkait Acara Tenun & Fashion Street Fest :

1. Dibuka dengan tari mistik Sumbawa Dulang Pasangkan yang menyimbolkan rasa syukur dan suka cita.

2. Dimulai dengan 6 pasang pengantin dan taruna dara samawa, serta ibu ibu yang memperesentasikan kreasi kain tenun, ini menyimbolkan berdirinya peradaban..

2. Anak-anak 
 Menggunakan busana berbahan tenun dengan warna warna cerah, menyimbolkan keceriaan anak-anak yang akan meneruskan suatu peradaban.

3. Remaja (3 model wanita foto pemilik status dan 10 model pria) mencerminkan kehidupan remaja yang penuh dinamika, pengaruh positif dan negatif.. masa transisi

4. Bencana diperagakan oleh 3 model wanita,, dengan gaun gaun dengan cutting yang menyimbolkan suatu bencana.

5. 5 model pria yang memakai baju baju formal berbahan tenun Sumbawa dengan etika dan estetika yang menyiratkan recovery keadaan pasca bencana

6. Model wanita berhijab dengan pakaian berbahan tenun juga yang sudah dimodifikasi dengan tampilan yg lebih modern tetapi tetap pada syariat. Yang menyimbolkan suatu pertaubatan agar tetap diberi kekuatan dan hidayah dari Allah SWT.

"Jadi show semalam merupakan suatu cerita, suatu kesatuan utuh yang tidak bisa kita nilai bagian perbagian" Ulas DM 

mengenai komentar dan tanggapan Masyarakat, DM mewakili Team mengucapkan permohonan maaf serta mengucapkan banyak banyak terimakasih atas apresiasi semua kalangan masyarakat Sumbawa. "Iya memang seharusnya MC menceritakan konsepnya aga para penonton faham.  terimakasih atas apresiasi teman teman semua. Ini pembelajaran bagi kami" tambah DM.

Melihat dari salah satu sudut pandang, tentu dari keseluruhan kegiatan memiliki peran dan fungsi masing masing. untuk itu, Team designer dan team konseptor para model sudah bekerja dengan profesional yang tentunya telah mengikuti alur konsep dengan baik.***Ryan Muammar

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru