Majlis Badruttamam Serukan Lombok-Sumbawa Bangkit

Mataram KM, Gemuruh lantunan salawat dari ribuan jamaah dengan diiringi dentuman gendang Hadroh menjadikan suasana meriah penuh khidmad sebagai pembuka acara peringatan 3 tahun Majlis Badruttamam asuhan TGH Muammar Arafat, SH. MH Pimpinan Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan Kota Mataram, Selasa 25 September 2018 bakda Isya.


Di usia yang ke-3 tahun, Majlis yang dilaksanakan setiap malam bulan purnama dan selalu dibanjiri ribuan jamaah mengusung tema Lombok-Sumbawa bangkit dari keterpurukan setelah diguncang musibah gempa bulan Agustus lalu.

Sebagai pengasuh Majlis Badruttamam, KTM (Kak Tuan Muammar) panggilan akrab cucu dari almarhum TGH Abhar Pagutan salah seorang ulama kharismatik Lombok dizamannya, menyeru dan mengajak ribuan jamaahnya untuk bangkit dan keluar dari kungkungan ketakutan berlebih akibat musibah gempa.

“Masyarakat butuh digerakkan untuk kembali beraktivitas seperti semula, potensi Pulau Lombok sungguh luar biasa. Dibalik musibah ini Allah sudah menyiapkan suprice kepada kita”. Tegas Muammar dihadapan ribuan jamaah yang memenuhi setiap ruang kosong pelataran Masjid Hubbul Wathon Islamic Center Mataram.

TGH Muammar yang juga mantan anggota DPRD Provinsi NTB itu mengibaratkan musibah gempa yang mengguncang Lombok-Sumbawa seperti ejekan orang kepada seorang anak miskin yang ingin bersekolah tinggi namun tidak mampu biaya, ejekan itu dijadikan cambuk dan motivasi untuk membuktikan dia bisa menyelesaikan sekolahnya.

Maka setelah lulus orang tua dari anak tersebut memerintahkanya untuk menyalami dan mengucapkan terima kasih kepada orang yang dulu mengejeknya, karena hakikatnya mereka punya andil besar sehingga anak tersebut bisa menyelesaikan pendidikannya.

Jamaah Majlis Badruttamam juga dibawa larut oleh penampilan seorang remaja putri asal Bayan Kabupaten Lombok Utara yang bercerita tentang pengalamananya dan kondisi warga saat terjadi gempa yang mengguncang kampung halamannya.

Diakhir ceramahnya Tuan Guru muda yang berafiliasi Nahdlatul Ulama itu mengajak warga Lombok-Sumbawa untuk kembali beraktifitas seperi biasa, mulai fokus dengan kegiatan dan pekerjaan masing-masing, terutama pengelola agar mulai mengkampayekan Lombok sudah aman untuk di kunjungi.

Peringatan 3 tahun Majlis Badruttamam yang berlangsung selama 2.5 jam dimulai selesai sholat isya dan dihadiri oleh puluhan Tuan Guru dan Habaib ditutup dengan munajat untuk kebangkitan warga Lombok-Sumbawa oleh Mudir Ma’had Darul Falah Almursid TGH Mustiadi Abhar. (Satar)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru