Dana Rumah Korban Segera Dicairkan

Gubenur NTB, Zulkieflimansyah meminta pada jajaran terkait terutama Bank BRI untuk mempercepat pencairan dana rekonstruksi dan rehabilitasi seluruh rumah korban gempa, harapan ini juga disampaikan gubernur kepada seluruh pihak terkait terhadap anggaran dari pemerintah pusat maupun bantuan swasta.

Pada hari Kamis 18 Oktober 2018 besok, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo kembali kunjungi Provinsi NTB untuk memastikan dana rehabilitasi dan rekonstruksi bagi korban telah dicairkan kepada masyarakat di NTB yang terdampak musibah gempa bumi.

Hal itu disampaikan Gubenur Zulkieflimansyah saat memimpin rapat koordinasi didampingi Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah dengan jajaran Kabupaten Kota se-NTB, BNPB, BPBD Provinsi NTB, TNI, POLRI, dan Pihak BANK BRI serta pihak terkait lainnya di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur NTB, Selasa, (16/10/2018).

“semua dana rekonstruksi rumah korban segera dicairkan, karena presiden Jokowi akan kembali hadir di NTB untuk memastikan dana tersebut” Ungkapnya.

Doktor Zul juga mengingatkan bahwa pencairan dana tersebut akan disederhanakan menjadi satu halaman saja, hanya perlu ditandatangani oleh kelompok Masyarakat (Pokmas) dan Petugas Pendamping Kecamatan (PPK0 di masing-masing desa terdampak. Langkah ini untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

"Jangan sampai pemerintah dikira berbohong, walaupun sampai saat ini dana belum juga dicairkan,” tegas Doktor Zul.

Oleh karena itu, kunjungan presiden Jokowi besok untuk menyederhanakan proses pencairan menjadi hanya satu halaman saja “Presiden akan kembali kunjungi korban gempa NTB, saya berharap kepada semua jajaran terrkait, supaya dana rekonstruksi seluruh rumah korban gempa segera dicairkan paling lambat hari Rabu 17 Oktober 2018,” ungkap gubernur.

Gubernur juga meminta sebelum presiden datang, sekitar 7000 rekening masyarakat yang ada di Bank BRI sudah bisa dicairkan. Karena selain untuk memastikan pencairan dana rehabilitasi dan rekonstruksi, Presiden juga akan menyerahkan 4000 beasiswa bagi masyarakat di NTB.

"Saya harap Pokmas dan PPK bisa tandatangan besok dan kamis sudah cair, sehingga masyarakat tidak ada kecurigaan terkait permasalahan bantuan gempa,” tandasnya.

Kepada Bupati/Walikota terdampak untuk berkoordinasi dengan pihak terkait, seperti TNI, POLRI, BNPB dan pihak lainya agar dapat membantu proses percepatan pencairan tersebut, namun harus tetap memperhatikan kaidah teknis dan administrasi yang tertib, untuk akuntabilitas pelaporan pelaksanaan dana rehabilitasi dan rekonstruksi gempa di Lombok dan Sumbawa.

Rapat tersebut, lebih memfokuskan pada proses penyederhanaan pencairan dana rekonstruksi dan rehabilitasi korban gempa di NTB ini, karena itu Doktor Zul terus menekankan pada pihak yang menangani anggaran rekonstruksi dan rehabilitasi rumah korban tetap utamakan kepercayaan masyakat. (Man)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru