Pentingnya Kebijakan Berbasis Data


Selama tahun 2018, Bank Indonesia telah melakukan berbagai survei di Provinsi NTB antara lain: Survei Konsumen, Survei Penjualan Eceran, Survei Kegiatan Dunia Usaha, Survei Pemantauan Harga baik yang dilakukan Harian atau yang lebih dikenal dengan Survei PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis) maupun Mingguan, Survei Harga Produsen dan Survei Harga Pedagang Besar.

Kegiatan survei tersebut dilakukan Bank Indonesia dalam rangka mendukung kebijakan di bidang moneter Bank Indonesia, dimana hasil survei tersebut diolah secara nasional dan menjadi informasi bagi Dewan Gubernur Bank Indonesia, serta sebagai bahan kajian dan masukan bagi Pemerintah Pusat dan Daerah. Di Provinsi NTB, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB menyampaikan kajuan tersebut kepada Pemerintah Provinsi NTB dan stakeholder terkait lainnya dalam rangka mendukung pengembangan ekonomi dan pengendalian inflasi daerah. 

Dalam rangka meningkatkan kualitas data hasil survei yang dilakukan rutin setiap tahun, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB menyelenggarakan kegiatan pembekalan teknis survei kepada 40 (empat puluh) enumerator yang berasal dari beberapa lembaga pendidikan yang ada di Provinsi NTB antara lain Universitas Mataram, Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram, Universitas Hamzanwadi, serta Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB, Wahyu Ari Wibowo dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini dengan berbagai lembaga pendidikan yang ada di Provinsi NTB dalam melaksanaan survei yang diadakan oleh Bank Indonesia. Survei yang dilakukan tidak hanya sebatas untuk tujuan akademis dalam rangka penelitian dan kajian, namun data dan informasi dimaksud digunakan oleh Bank Indonesia dalam rangka kebijakan moneter yang dapat berdampak pada perekonomian secara keseluruhan. Untuk itu, kualitas data yang dihasilkan dari hasil survei tersebut sangat penting.

"Salah satu survei yang dilakukan, yakni Survei Pemantauan Harga yang dilakukan Harian menjadi input data di website Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (www.hargapangan.id). Data hasil PIHPS yang menyajikan data harga pangan strategis dilakukan survei secara rutin setiap hari di 4 (empat) Kabupaten/ Kota, yaitu Kota Mataram, Kota Bima, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa. Data tersebut tentunya dapat dengan mudah diakses oleh masyarakat luas melalui website maupun aplikasi di handphone android. Data PIHPS tersebut juga menjadi salah satu informasi yang bermanfaat dalam memantau dan mengendalikan harga di Provinsi NTB, dimana apabila terdapat gejolak harga dapat dilakukan langkah tindak lanjut oleh TPID seperti operasi pasar, pasar murah, dan kebijakan pemerintah daerah lainnya," lanjut Wahyu Ari Wibowo.

Diharapkan dengan pembekalan enumerator survei ini, kualitas data yang dihasilkan akan semakin meningkat sehingga dapat mendukung kebijakan moneter Bank Indonesia. (novita - tim media)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru