Putra-putri NTB Harus Mewarnai Dunia.

Minggu, 10 February 2019 Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mataram merayakan malam puncak Dies Natalis yang Ke-72 di Taman Budaya Porovinsi NTB.

Perayaan yang mengusung tema *Optimisme HMI; Gerakan Intelektual Untuk Revolusi Industri 4.0* berlangsung dengan meriah dalam rangkaian beberapa acara yang telah disiapkan oleh panitia jauh-jauh hari sebelumnya.

Dies Natalis HMI Ke-72 menjadi salah satu bagian dari refleksi gerak HMI di masa lalu. "HMI oleh Kanda Lafran Pane juga di perkenalkan melalui tempat-tempat teperti Taman Budaya. Menyelenggarakan Dies Natalis di Taman Budaya Provinsi NTB ini adalah upaya menghidupkan semangat itu kembali sebagai bentuk komitmen kami di Kepengurusan Optimisme ini" Tandas Ketua Umum Andi Kurniawan dalam sambutannya.

Di hadiri oleh sederet Tokoh yang ada di Nusa Tenggara Barat, Dies Natalis HMI Ke-72 ini berlangsung sangat penuh kesan. Sebut saja Kanda H. L. Mudji Tahid yang pernah menjabat sebagai Bupati Lombok Barat dan Wali Kota Mataram, sekaligus beliau adalah Tokoh yang membawa HMI ke Mataram.

Kanda Dr. Rosyadi Sayuti, alumni HMI Cabang Mataram yang sekarang menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi NTB. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa "HMI memiliki tradisi yang baik, sebuah tradisi silaturrahmi yang tetap di jaga antar kader HMI dengan alumni-alumni HMI".  Dan di kesempatan ini juga beliau sekaligus diminta untuk membuka Rapat Kerja Pengurus HMI Cabang Mataram 2019-2020.

Pada kesempatan ini, Kanda L. Mesir Suryadi hadir memberi sambutan, sebuah refleksi bagi HMI. "Kita merasakan lansung bagaimana gejolak di masa itu terjadi, dan HMI hanya berkomitmen pada dua hal: Keindonesiaan dan Keislaman". Hadir pula Kanda Ikhsan Kariawan Amin, Kanda Hadi Irfan Zahidi, Kanda Makrifatullah, Kanda L. Fauzan Hadi, Kanda Zaky Mubarrak Sekretaris Majelis Wilayah KAHMI NTB dan masih banyak lagi alumni-alumni HMI dari berbagai generasi.

Pada momentum Dies Natalis HMI Ke-72 ini juga hadir Gubernur Nusa Tenggara Barat yang menyampakai langsung Orasi Ilmiah di hadapan ratusan kader-kader HMI yang hadir memenuhi Tribun Teater Terbuka Taman Budaya Perovinsi NTB.

Dalam orasi ilmiahnya, Gubernur yang biasa di sapa DR. Zul ini menyampaikan bahwa "Perkembangan zaman hari ini menuntut kita untuk terus menempa kemampuan diri, salah satunya melalui jalan aktivis di organisasi". Beliau juga sempat menyinggung tema dari Dies Natalis, "Revolusi Induatri 4.0 sangatlah relevan untuk kita fahami hari ini" ungkapnya.

Sebelum menutup orasi, beliau juga menyampaikan sebuah harapan dan visi besar bagi NTB kedepannya. "Putra-Putri NTB Harus mampu mewarnai kancah dunia. Program Beasiswa yang di selenggarakan pemerintah Provinsi NTB adalah sebuah upaya untuk mempersiapkan generasi emas di masa yang akan datang, dan saya berharap HMI sebagai sebuah organisasi besar ikut ambil bagian dalam upaya perubahan-perubahan ke arah yang lebih ini".

Sebelum di tutup dangan Musikalisasi Puisi dan Doa, malam puncak Dies Natalis ini juga di rangkai dengan pembagian hadiah bagi semua pemenang lomba di rangkaiaan acara yang di telah di selenggarakan oleh panitia Dies Natalis. Juga peluncuran dua buah buku Karya Kanda Darsono Yusin Sani "Meneguhkan Keislaman dan Keindonesiaan" & "Pergulatann HMI di Pulau Seribu Masjid".
===
@effkecil_
Selamat Milad HMI Yang Ke-72
Yakin Usaha Sampai

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru