5,1 Triliun Telah Digelontorkan untuk Rehab Rekon NTB

Presiden Republik Indonesia Ir. H.  Joko Widodo menyampaikan,  pemerintah pusat telah mentransfer sekitar 5,1 triliun dana untuk rehabilitasi dan rekonstruksi di NTB. Dari jumlah itu,  sekitar 3,5 trilun sudah dicairkan ke masyarakat.

"Jangan sampai ada berita-berita bohong yang datang kepada bapak-ibu sekalian. Uang sebetulnya sudah masuk sebelum Desember lalu, 3,5 trilun. Kemarin sudah ditambah lagi 1,6 triliun," jelas Jokowi saat bertatap muka dengan warga NTB,  di Gedung Hakka Lombok,  Kabupaten Lombok Barat, Jum'at (22/03/2019). 

Dalam kunjungan yang didampingi oleh Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah bersama Wakil Gubernur NTB,  Dr.  Hj.  Sitti Rohmi Djalillah tersebut, Presiden meminta masyarakat untuk bersabar dalam memiliki hunian. Karena ada sekitar 216.000 rumah yang harus dibangun. Dan daerah yang dilanda gempa bumi ini tidak hanya di Lombok namun juga di daerah lain  seperti Palu,  Donggala dan Sigi,  Sulawesi Tengah.

"Sudah merupakan sunatullah bahwa Lombok berada di daerah rawan gempa, karena itu pembangunan rumah tahan gempa diharuskan,"
jelasnya.

Kalau rumah tahan gempa ini bisa dibangun kata Jokowi maka masyarakat dapat hidup menyatu dengan alam. Seperti Jepang yang sering dilanda gempa,  namun bisa hidup berdampingan dengan alam. 


Untuk mengatasi kelangkaan material bangunan, presiden sudah memerintahkan Menteri terkait untuk segera mengirimkan material bangunan yang masih kekurangan. Seperti semen, besi serta bahan bangunan lain. 

Sebelumnya Gubernur Doktor Zul menyampaikan terima kasih kepada Presiden yang telah datang menyapa kembali masyarakat NTB. 

"Atas nama masyarakat, kami menyampaikan terima kasih. Apalagi hadir juga bupati-bupati yang hebat ini," ungkap Gubernur. 

Doktor Zul berharap kedatangan presiden kali ini dapat mempercepat proses pembangunan rumah di NTB ini. (novita-tim media)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru