Depan Presiden Danrem Paparkan Penanganan Gempa

Kampungmedia Mataram –Bencana Gempa bumi 5 Agustus 2018 lalu, yang menghantar NTB menjadi daerah dengan kondisi infrastrukturnya 80% rusak dan kondisi mental warganya dilanda traumatik berkepanjangan.
Kondisi tersebut menuntut pemerintah daerah mengambil tindakan darurat bencana serta mengerahkan potensi yang ada dalam penanganan pasca bencana tersebut hingga mendapatkan perhatian pemerintah pusat.
Berbagai upayapun dilakukan dalam rangka penanganan pasca gempa khususnya terkait proses percepatan rehabilitasi, dan rekonstruksi rumah rusak terdampak gempa, hingga pelayanan satu pintu dalam Opster TNI 2019.

Presiden RI Ir. Joko Widodo pun telah melakukan kunjungan  ke Pulau Lombok hingga berkali kali memastikan dan meyakinkan proses penanganan  percepatan rehab rekon dan bertemu langsung dengan masyarakat penerima bantuan stimulan rumah rusak ringan,  sedang dan rumah rusak berat, hingga sempat diinapkan di tenda darurat.
  Presiden RI, kembali mengunjungi masyarakat Lombok dan menyaksikan proses pelayanan terpadu satu pintu, pencairan dana stimulan rehab rekon di gedung Hakka Narmada Kabupaten Lombok barat, Jumat (22/3).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., sebagai penanggungjawab komando wilayah NTB, menyambut Presiden dengan paparan tahapan-tahapan pencairan bantuan yang sudah disederhanakan sehingga lebih efektif dan efisien.

Sejumlah tahapan yang dimaksudkan antara lain, korban gempa yang sudah memperoleh SK Bupati/Walikota membentuk Pokmas, fasilitator dan tim pendamping masyarakat sesuai dengan jenis kerusakan, menyiapkan kelengkapan adminsitrasi, dan rencana anggaran biaya (RAB), persetujuan BPBD dan Dinas Perkim yang dilanjutkan pemeriksaan administrasi oleh Bank BRI sebelum pencairan.

“Apabila pihak Bank BRI sudah melakukan pemeriksaan dan dianggap lengkap sesuai dengan ketentuan, maka pihak BRI melakukan penerbitan buku tabungan untuk selanjutnya dilakukan proses pencairan pelayanan satu pintu di masing-masing kecamatan,” jelas Danrem.

Setelah dilakukan pencairan dana bantuan stimulan, lanjut Danrem, dana tersebut langsung diserahkan oleh Pokmas kepada Aplikator sebagai pihak ketiga untuk penyiapan material dan selanjutnya dilakukan perbaikan dan pembangunan rumah sesuai dengan pilihan korban dimasing-masing Pokmas.

Kolonel Ahmad Rizal, juga menambahkan, pihaknya bersama BPBD dan Dinas Perkim serta instansi terkait membuat fakta integritas dengan para Aplikator yang melibatkan LPJK selaku lembaga pengembangan jasa konstruksi.

Selanjutnya, Presiden RI dan rombongan menuju Masjid Nurul Yaqin Bertais Kecamatan Sandubaya untuk melaksanakan Sholat Jumat, dan dilanjutkan peninjauan pembagunan Huntap di Desa Pengempel Kota Mataram.(N3G).

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru