Intensitas Hujan Tinggi, Beberapa Desa Terendam Banjir

Sumbawa Barat. Kampung Media - Debit air sungai yang sejak beberapa hari terakhir meningkat akibat intensitas air hujan yang tinggi kini meluap membanjiri Desa Bangkat Monteh dan Desa Moteng di Kecamatan Brang Rea dan Desa Seloto di Kecamatan Taliwang. Jum'at (5/4).

Banjir yang menerjang kawasan tersebut diperkirakan mencapai tinggi 40 cm - 1 meter atau sekitar selutut orang dewasa. Menurut sejumlah warga banjir terjadi dikarenakan intensitas hujan yang cukup tinggi yang mengguyur Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) khususnya di kecamatan Brangrea sejak sore tadi sekitar pukul 15.00 WITA sampai dengan 21.00 Wita.

Dari pantauan media Kominfo KSB secara langsung di lokasi kejadian, banjir meluap ke rumah warga di desa Tepas dan desa Beru kecamatan Brang rea. Puluhan hektar sawah dan ratusan rumah terendam banjir yang menyebabkan kerugian secara materil dan kemungkinan warga mengalami gagal panen.

Selain kerugian perseorangan kerugian sarana dan prasarana berupa akses jalan yang menghubungkan antara desa Tepas dan desa Moteng terputus karena jembatan penghubung yang berada sekitar dua kilometer dari desa Tepas amblas terbawa arus yang deras. Air juga meluap di badan jalan menuju desa Moteng dan menjadikan sulit untuk bergerak.

Di lokasi kejadian terlihat puluhan anggota Polres KSB turun langsung membantu warga mengangkut barang-barang berharga dan membersihkan beberapa sampah yang menghalangi jalan karena dikhawatirkan debit air semakin tinggi serta menjaga keamanan di lokasi banjir.

Sementara di Desa Seloto Kecamatan Taliwang, air merendam ratusan rumah warga.
"Air naik begitu cepat, dan banyak dari warga kami yang tidak sempat menyelamatkan apa-apa, di bibir sungai ada seorang warga yang bernama Hengki berteriak meminta bantuan karena rumahnya hampir terbawa arus, namun secara sigap kami menolongnya
kami masih khawatir air akan semakin tinggi karena hujan belum juga berhenti, " ujar Sabaruddin selaku ketua Rt. 07 Desa Seloto.

Selain kerugian dari masing-masing warga yang terdampak banjir, terdapat pula kerugian dari sarana dan prasarana yang ada di desa Seloto seperti rusaknya jembatan yang menghubungkan warga dengan lokasi ladang dan persawahan, akses jalan yang tertutup karena debit air yang tinggi, dan pagar pembatas lapangan sepak bola di Desa Seloto yang rusak.

Sementara ini tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KSB telah turun langsung untuk memberikan pertolongan kepada warga terdampak banjir di beberapa desa tersebut.

Kepala Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), Lalu Azhar yang dikonfirmasi melalui seluler membenarkan adanya banjir.

“Di pinggir jembatan juga terlihat tiang listrik miring karena tidak mampu menahan tekanan air,” ujarnya.
Menurut L. Azhar kejadian ini murni faktor alam. Lalu Azhar juga mengatakan, pihaknya melalui tim reaksi cepat sudah turun membantu evakuasi warga dan membawa beberapa bantuan makanan instan.

TNI dan Polri juga ikut membantu BPBD dalam mengevakuasi warga. L. Azhar menghimbau masyarakat Brangrea dan Taliwang untuk mengantisipasi terjadinya banjir yang lebih besar karena hujan bisa saja kembali mengguyur kecamatan Brangrea.

Sejauh ini belum dilaporkan adanya korban jiwa namun dari pihak BPBD dan POLRI masih terus berupaya melakukan yang maksimal. (Feryal/tifa/Ika)

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru