Songsong Pembukaan Treking Rinjani, APGI Bahas Penguatan Struktur Keorganisasian


KM. Sukamulia - Geliat Wisata Lombok Pasca Gempa, khususnya akan dibukanya pendakian Rinjani pada pertengahan tahun 2019 ini menuntut APGI (Asosiasi Pemandu Wisata Gunung) NTB harus membenahi diri dalam segala hal, terutama dalam hal keorganisasian, lebih-lebih selama gempa Lombok hingga saat ini APGI tergolong pakum. Terkait dengan hal itu, Pengurus APGI NTB melakukan gundem untuk membahas penguatan Struktur Kepengurusan APGI NTB.

Jum'at (31 Mei 2019), pengurus APGI NTB menyelenggarakan rapat koordinasi (gundem) dengan agenda Penguatan Struktur Kepengurusan APGI NTB. Kegiatan ini dilaksanakan di Rinjanica Desa Masbagik dengan dihadiri oleh 20-an orang anggota DP APGI Lotim.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 20.30 wita hingga 22.15 wita ini dipinpin oleh mantan Ketua DP APGI Kabupaten Mombok Timur (Mirzuan Ilhamdi).

Pertemuan APGI yang kedua kali dalam momentum Bulan Ramadan tahun 1440 H ini dihajatkan untuk menuju keorganisasian APGI NTB yang lebih rapi dan maju. 

"Menurut Data Base anggota yang kita miliki sampai saat ini adalah 180 O
orang dan ini tersebar di setiap kabupaten dan kota yang ada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jika kita tidak segera merapikan keorganisasian, maka akan kesulitan dalam memanajmentnya", ungkap Mizwar Ilhamdi.

Dalam pertemuan pertama pada minggu kedua Mei 2019, dalam rapat koordinasinya, APGI banyak membahas persoalan perapian program lanjutan dalam menangani Wisatawan Asing Pasca Gempa Lombok. Sementara dalam pertemuan kedua kali ini, pembahasannya difokuskan pada bagian Model Kepengurusan secara menyeluruh, terkait keorganiasian dari tingkat provinsi hingga tingkat kabupaten.

Ada beberapa poin penting yang dihasilkan dalam pertemuan kali ini, antara lain: 1) Merapikan struktur organisasi APGI di setiap kabupaten, 2) Membentuk struktur organisasi APGI tingkat provensi, 3) Merancang pengadaan sekertariat bersama, 4) Melakukan pertemuan besar (Gondem) pasca lebaran, guna membangun solidaritas sesama anggota.

Semoga APGI NTB segera memantapkan Struktur Kepengurusannya, baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi sehingga APGI betul-betul siap dan terorganisir dalam memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan yang berkunjung ke berbagai wilayah NTB, terutama para wisatawan yang bertujuan menikmati wisata gunung di NTB. Lebih-lebih, wisata Gunung NTB sempat mengalami kepakuman sejak terjadinya gempa di Lombok dan Sumbawa dan insyallah Juni 2019 ini, pendakian Rinjani akan dibuka kembali.
_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru