Prof. Dr. Kyai Haji Ma’ruf Amin Di Lombok

Wakil Presiden terpilih, Prof. Dr. KH. Ma’ruf Amin berkunjung di Lombok. Sejak Kamis (10/10) hingga Sabtu (12/10) mengunjungi beberapa tempat. Kedatangannya pun disambut baik oleh Gubernur NTB hingga menjalankan sejumlah rangkaian kegiatan.


Sejumlah Pondok Pesantren di Lombok telah dikunjungi. Namun yang menjadi agenda utama dari Wakil Presden RI Terpilih adalah menghadiri Rakernas Majlis Ulama Indonesia Ke-V yang berlangsung dari tanggal 11-13 Oktober 2019, berpusat di Masjid Nurul Bilad KEK Mandalika.

Namun lebih awal, bersama Menteri Pariwisata RI, Arief Yahya dan Gubernur NTB, Dr. Zulkieflimansyah, KH Ma’ruf Amin meresmikan lighting Islamic Center.

Selain itu, KH Ma’ruf Amin juga mengunjungi pembangunan Gedung PWNU NTB sekaligus menjalani tasyakuran dalam rangka silaturahim lintas agama di Mataram.


Dalam kegiatan tasyakuran tersebut,KH Ma’ruf menyemangatkan ummat NU, “Saya yakin NU NTB akan lebih kuat dalam mengembangkan organisasi. ” ujarnya di atas mimbar.

“Nu adalah gerakan, dan NU adalah kebangkitan. Berarti kalau tidak bangkit bukan NU,” ujar KH Ma’ruf Amin yang dikuti dengan gemuruh tepuk tangan.

KH Ma'ruf Amin juga menyampaikan bahwa tantangan NU ke depan adalah agar menjadikan NU mendunia. Artinya, nilai-nilai NU diterapkan oleh masyarakat Muslim dunia.

"NU saat ini sudah terkenal bukan saja di Indonesia, tapi juga di luar negeri." Ujar KH Ma'ruf Amin yang kemudian menyatakan juga bahwa ada perwakilan NU di sejumlah negara. Olehnya itu, yang menjadi tantangan NU ke depan adalah menjadikan paham NU yang diterapkan penduduk muslim di seluruh dunia.

Selain itu Wakil Presiden RI Terpilih juga menyampaikan  “Indonesia menghadapi tantangan, yaitu radikalisme agama dan terorisme. Dan itu masih berkembang sehingga kita harus ada pembekalan supaya rukun dan saling pengertian, ” ujarnya.

Terkait dengan kunjungan KH Ma’ruf Amin pada pembangunan Gedung PWNU NTB, “Saya doakan akan terwujud dengan cepat. Jangan terlalu lama dibangun,” ujarnya sembari diikuti suara tepuk tangan.

KH Ma’ruf Amin juga sempat menyinggung bahwa Indonesia itu adalah indah, dan Lombok terkenal di dunia sebagai destinasi wisata halal. Jadi supaya turis-turis selalu datang di Indonesia, destinasi wisata harus dibangun terus, dan pasti NTB yang utama dikunjungi oleh wisatawan.

Maksud dari wisata halal adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan halal atau syariah, seperti keuangan halal dan ekonomi halal sudah menjadi sistem nasional. Selain itu, halal di tempat wisata yaitu semua aspek yang terkait kepariwisataan adalah halal, termasuk makanan dan minuman yang halal, terdapat tempat ibadah di tempat-tempat wisata, seperti musholla, demikian juga di hotel-hotel memiliki tempat untuk sembahyang.Masalah keamanan juga harus terpercaya dan menjamin agar para wisatawan merasa boleh atau halal untuk berkunjung ke tempat-tempat wisata.   

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru