Saya Didaftarkan Oleh Teman-teman Dari Jogja


Sekitar pukul 10.18 wita tadi pagi,panas cukup trik dan butiran keringat mengalir dari wajah Marwan Hakim, salah seorang penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2013 dibidang pendidikan. Marwan Hakim saat itu ikut rombongan dari Astra Jakarta bersama peserta Lomba Foto Astra 2019 dan Anugerah Pewarta Astra 2019 menyusuri spot-spot Kampung Berseri Astra Dasan Cermen Jalan Paica Sari Kota Mataram. (14/11/2019)

Sebagai penerima Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2013 lalu, Marwan Hakim mengatakan setelah mendirikan sekolah tingkat SMP dan SMA, kini telah mulai mengembangkan madrasah mulai dari TK,Majlis Taklim dan kelompok-kelompok belajar lainnya bahkan dengan adanya fasilitas penunjang yang diperoleh seperti sarana asrama, sanitasi air dan media jalan ke sekolah,telah dibuka juga cabang sekolah yang jaraknya 4 kilo dari Taman Nasional Gunung Rinjani.

“Ada kemudian majelis taklim dan kelompok-kelompok yang lain, dan kita buka cabang juga jauhnya 4 kilo dari atasan langsung dengan taman nasional gunung rinjani”. Kata Marwan sambil bersandar ditembok TK Edelweis Dasan Cermen yang berlokasi di Kampung Berseri Astra Dasan Cermen.

Mengulas balik cerita mendapatkan Apresiasi SATU Indonesia Awards tahun 2013 dibidang pendidikan, Marwan Hakim menuturkan waktu itu ada temen-temen yang dari Jogja mengadakan penelitian tentang pendidikan di daerah pinggiran dan mereka sangat prihatin melihat kondisi pendidikan di tempatnya dengan fasilitas yang tidak memadai. Walaupun dengan segala keterbatasan namun semangat anak-anak yang belajar luar biasa, inilah yang dianggap unik oleh temen-temen yang dari Jogja, artinya ada orang yang bercita-cita ingin membuat pendidikan, bagi mereka dianggap unik. Belum lagi jarak tempuh sekitar 5 sampai 10 kilo, belum lagi listrik Nggak ada dan akses Jalan yang tidak memadai.

Kata Marwan, saat temen-temen jogja datang sekitar tahun 2012, mereka tulis terkait dengan kondisi sekolah dan bagimana perjuangannya mendirikan sekolah tanpa ada respon pemerintah setempat.

“Ya sudah didaftarkan oleh mereka, melalui tulisan dengan menyebutkan kegiatan-kegiatan yang kita lakukan misalnya perjuangan kita selama ini dan ini kemudian diseleksi merata di seluruh Indonesia. Dari empat pilar yakni pendidikan, kesehatan, lingkungan dan satu lagi teknologi Indonesia yang sudah melakukan penelitian di lembaga pendidikan”. Tutur Marwan sambil mengusap wajahnya dengan sorban berwarna coklat corak keabuan yang melinggar di lehernya.

 

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru