Sosialisasi Program Pembangunan Wisata Tirta



KM. Sukamulia - Menindaklanjuti hasil MUSREMBANGDES yang dilaksanakan pada tanggal 14 November lalu, Pemerintah Desa Pohgading Timur menggelar Rapat Sosialisasi Pembangunan Wisata Tirta "Kolam Timba Badok" (Kamis, 21/11/2019). Segenap peserta rapat sangat mendukung program pembangunan wisata yang dicanangkan oleh Pemdes tersebut.

Pada MUSREMBANGDES lalu, disepakati dua program prioritas yang akan dibangun menggunakan Dana Desa 2020, yakni Pembangunan Wsata Tirta "Kolam Timba Badok Desa Pohgading Timur" dan Pembangunan Polindes. Pada rapat sosialisasi ini, Kades Pohgading Timur (Akhir Yasin, SH) menyampaikan rencana pembangunan Kolam Desa Pohgading Timur yang akan memakan anggaran sekitar 1,4 milyar.

Disampaikan juga bahwa Kolam tersebut akan dibangun di atas area seluas 1 hektar. Di area tersebut akan dibangun kolam berukuran luas 50 m x 10 m yang terdiri dari 3 bagian dengan kedalaman berbeda (bertangga) sehingga semua golongan usia dapat bermain di kolam tersebut.

Di sekitar kawasan kolam akan dibangun pula pasilitas penunjang, seperti: Gapura, Loby (Tempat Penjualan Tiket), Kantor dan Gudang, MCK, Ruang Ganti, Kantin, Mushalla, Berugak, Taman, Parkiran dan fasilitas bermain air lainnya.

Akhir Yasin juga menyampaikab bahwa proses pembangunan kolam akan segera dilaksanakan dengan pekerjaan awal berupa penggalian area pembuatan kolam yang insyaallah akan dimulai pada bulan Desember 2019 ini.

Pada sesi diskusi, dari delapan orang peserta yang menyampaikan usulan, semuanya menyatakan dukungan dan sangat mendukung program pembangunan kolam tersebut. 

Terkait dengan limbah penggalian are kolam, satu orang peserta mengusulkan supaya Pasir dari Limbah Penggalian jangan dijual atau ditukar guling dan lebih baik ditimbun saja di luar area kolam. 7 orang pesrta lainnya yang ikut unjuk bicara menyarankan supaya limbah tersebut dijual saja dan hasil penjualannya digunakan untuk tambahan dana pembangunan kolam dan separuhnya untuk dana kegiatan sosial.

Menanggapi semua usulan tadi, Kades Pihgading Timur menjelaskan bahwa sesuai dengan kajian dari tim teknis dalam pembangunan kolam itu, limbah penggaliannya harus dikeluarkan jauh dari area kolam sebab kalau tidak demikian maka tumpukan pasir limbahnya akan mengganggu kenyamanan pengunjung.

Rapat Sosialisasi yang dihadiri oleh 40-an orang warga Desa Pohgading Timur yang terdiri dari perwakilan Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Kadus, RT, Kader Posyandu, Anggota Pokdarwis dan Tokoh Pemuda dari 4 Kekadusan di Pohgading Timur itu menyepakati; 1) Pembangunan Kolam akan dimulai pada Desember 2019, 2) Pasir Limbah penggalian area kolam dijual dan 50% hasil penjualannya akan digunakan menambah biaya pembangunan kolam, 50% nya dialokasikan untuk kegiatan sosial, yakni pembangunan masjid di wilayah Desa Pohgading Timur, 3) Akan segera dibentuk tim/panitia pembangunan kolam dan 4) Proses pembangunan dan pengelolaan
 akan dilakukan dengan transparan.
_By. Asri The Gila_

Advertisement

Artikel Terkait

Advertisement

Artikel Populer

Artikel Terbaru